Monday, August 13, 2018

Kemeriahan Acara Penutupan Orientasi Diponegoro Muda 2018



Universitas Diponegoro telah menggelar serangkaian kegiatan Orientasi Diponegoro Muda (ODM). Kegiatan ini menjadi tahap awal proses pembelajaran mahasiswa baru Undip. Mereka dikenalkan dengan nilai-nilai jati diri Universitas Diponegoro, sarana dan prasana fakultas serta pengembangan soft skill. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dijauhkan dari ajang perpeloncoan apalagi tindak kekerasan. Kegiatan ODM ini dimulai dengan upacara pembukaan penerimaan mahasiswa baru pada hari Senin (5/8) kemudian diakhiri dengan upacara penutupan ODM pada hari Minggu (12/8).

Acara penutupan Orientasi Diponegoro Muda (12/8) telah berlangsung dengan cukup meriah. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional hebat Indonesia yaitu Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Bapak Mohamad Natsir serta Menteri Kelautan dan Perikanan, Ibu Susi Pudjiastuti. Acara diawali dengan pembuatan mozaik oleh ribuan mahasiswa baru, yang disaksikan melalui tribun oleh para tamu undangan. Semakin meriah dengan pertunjukan penerbangan tiga paramotor yang membawa MMT bertuliskan 'Selamat Datang Mahasiswa Baru', 'Sukseskan 18th Asian Games' dan 'Welcome Minister'. Penutupan Orientasi Diponegoro Muda diresmikan secara simbolik dengan pemukulan gong oleh Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum yang disaksikan oleh tamu undangan dan mahasiwa baru.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. Beliau mengatakan bahwa mahasiswa baru adalah tamu istimewa oleh karena itu mereka disediakan tenda agar lebih nyaman dalam mengikuti acara penutupan ODM ini. “Nyawa disini sangat dihargai, kita harus bersyukur sebab kita bersama disini adalah karena kita satu NKRI”, begitulah pesan beliau.
Bapak Mohamad Natsir selaku Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pun turut mengapresiasi bahwa Undip semakin hari semakin berkembang dan sangat terlihat jiwa nasionalisme di Undip dengan menyuguhkan mozaik yang kreatif. “Mahasiswa baru Undip tidak salah masuk kampus, karena Universitas Diponegoro merupakan Universitas terbaik ke-5 di seluruh Indonesia. Saya harap mahasiswa baru mampu membuat Undip terus maju dan berkembang hingga kancah internasional  dan dengan terjadinya bencana di NTB jangan sampai ada yang putus kuliah”, tambah beliau. 
Sambutan terakhir disampaikan oleh Ibu Menteri Susi Pudjiastusi yang tampil anggun dengan pakaian berwarna hitam. Beliau menyampaikan bahwa sebagai generasi muda haruslah mampu menjadi penggerak, pelopor serta poros dunia khususnya maritim. “Wilayah indonesia sebesar 71% adalah lautan dan hanya 29% berupa daratan, visi misi Presiden Jokowi dengan menjadikan “Laut Adalah Masa Depan Bangsa” adalah sangat benar. Laut adalah pemersatu bangsa, dengan 3 pilaar yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan & Perikanan (KKP) untuk mengawal visi misi presiden yaitu kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan. Jika 2 pilaar tersebut berjalan dengan benar maka kesejahteraan akan ada dan terjadi” tegas beliau.


Ketua PSDM BEM Undip, Rifqi Rudwi Rafifta menjelaskan bahwa penutupan ODM tahun ini mengusung tema Pewaris Karya Nyata Indonesia, yang bermakna dengan telah terlaksananya ODM 2016 dan ODM 2017 yang lalu dengan mengusung Golden Era dan Semangat Adibhrata. Diharapkan ODM tahun ini dapat mewariskan karya nyata yang kemarin sudah ada untuk dikembangkan lagi dan bukan hanya mimpi belaka, seperti yang telah disampaikan Ibu Susi bahwa generasi muda harus menjadi pelopor penggerak dunia. Dijelaskan pula bahwa ada beberapa hal yang cukup menarik yang spesial dari ODM tahun ini. Pertama ODM 2018 menampilkan 4 mozaik dalam satu acara sekaligus, dimana pembuatan mozaik ini dirancang oleh panitia dengan bekerjasama dengan mahasiswa Teknik Geodesi. Kedua, ODM kali ini mengusung Green Habbit, yaitu satu hari tanpa botol plastik dengan cara akan memanfaatkan botol plastik dan sampah bekas dengan tindakan 3R (Recycle, Reduce, Reuse). Hal ini dibuktikan dengan adanya stand SosMas yang akan mengajarkan bagaimana cara melakukan 3R tersebut. Selain itu kertas asturo bekas pembuatan mozaik akan dimanfaatkan dan diubah menjadi pohon mangrove yang nantinya akan ditempatkan di Tambak Rejo atau Tambak Lorok. 

            Parade dari Unit Kegiatan Mahasiswa Undip dan organisasi kedaerahan yang tersaji menjadi salah satu daya tarik yang dapat memberikan pengetahuan mengenai kehidupan seputar Undip. Diteruskan dengan pembacaan Nawanatya dan Panji Diponegoro serta penampilan bakat-bakat mahasiswa seperti UKM yang bergerak dalam cabang beladiri, mahakarya tari dan drama kolosal yang turut menyita perhatian penonton. Tak hanya sampai disitu, acara ini juga dimeriahkan oleh parade sebelas fakultas serta orasi yang disampaikan oleh Ketua BEM masing-masing fakultas yang membakar semangat para mahasiswa baru. Kemudian dilanjutkan dengan orasi Ketua BEM Undip 2018, Abdurrahman Hizbullah. Rangkaian acara ini ditutup dengan atraksi marching band oleh SMK Kesehatan Diponegoro Magelang yang juga turut menyita perhatian mahasiswa baru (Uswa/Mutia).


EmoticonEmoticon